Introducing AVR Microcontroller

Mikrokontroller, makhluk ini pasti tidak asing lagi di kalangan mahasiswa elektro atau industri. Mikrokontroller merupakan suatu komponen device yang di dalamnya setidak-tidaknya terdiri dari prosessor (MCU) dan memori (flash memori & SRAM memori) yang telah terintegrasi. Terdapat banyak sekali jenis mikrokontroller yang ada sampai saat ini, mulai dari MCS, AVR, hingga yang terbaru adalah ARM. MCS, AVR, dan ARM adalah jenis-jenis arsitektur dari mikrokontroller itu sendiri. Aristektur ini terus berkembang dan tentu saja dengan fitur yang lebih powerfull. MCS dan AVR merupakan arsitektur mikrokontroller 8 bit, sedangkan ARM merupakan arsitektur mikrokontroller 16 dan 32 bit. Dari segi arsitektur, yang sering dipakai sampai sekarang memang 3 jneis arsitektur tersebut, namun seri-seri dari @ jenis arsitektur tersebut ada banyak, dimana setiap seri mikrokontroller memiliki fitur yang beragam dan berfariasi sesuai produsen masing – masing.

Beberapa perusahaan yang memproduksi device ini diantaranya adalah ATMEL, Philips (NXP), dan Motorola. Masing – masing dari produk tersebut memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing, namun pada artikel ini hanya akan saya bahas mikrokontroller produk ATMEL. Perlu diketahui bahwa ATMEL sendiri memproduksi berbagai jenis mikrokontroller, mulai dari arsitektur MCS sampai ARM. Pada aritkel ini akan saya bahas mengenai Atmel mikrokontroller dengan arsitektur AVR.

AVR mikrokontroller yang telah diproduksi Atmel dikelompokkan menjadi tiga, yaitu tipe ATtiny, AT90 dan ATmega. Masing-masing jenis tersebut memiliki banyak seri, dimana seri tersebut biasanya merepresentasikan besarnya memori flash yang terdapat di dalamnya. Misalnya ATmega 8 –> berarti jenis ATmega dengan memori flash sebesar 8Kb. Sedangkan untuk masing – masing seri, biasanya ada dua versi, yaitu versi L dan yang biasa. Misalkan untuk seri ATmega8, terdapat dua versi, yaitu ATmega8 dan ATmega8L. Versi L (misal ATmega8L) –> diperuntukkan untuk low voltage (Vcc berkisar dari 2,7V – 5V) dan kecepatan maksimumnya adalah 8MHz. Sedangkan versi biasa (misal ATmega8) –> diperuntukkan untuk performa maksimum (Vcc 4,5V – 5,5V) dan kecepatan maksimum bisa mencapai 16MHz.

  1. ATtiny –> seperti yang digambarkan pada namanya (tiny –> kecil), mikrokontroller tipe ini memang didesain dengan se minimal dan se simpel mungkin. Hal tersebut terlihat dari jumlah pin I/O yang disediakan hanya sedikit, sekitar 18 pin sampai 24 pin I/O dan hanya memiliki memori flash kecil, yaitu berkisar antara 2Kb – 8Kb.
  2. AT90 –> sama seeprti ATtiny, bedanya adalah jumlah pin I/O yang lebih banyak dan memori flash yang lebih besar. Produk ini sudah tidak diproduksi lagi karena sudah digantikan oleh versi ATmega.
  3. ATmega –> merupakan tipe Atmel AVR yang paling sering digunakan. ATmega sendiri adalah jenis produk yang digunakan untuk menggantikan AT90. Jumlah pin I/O pada ATmega sangat beragam, mulai dari 24 pin I/O (ATmega8) hingga 86 pin I/O (ATmega2560).

Untuk programming mikro-nya sendiri, kita bisa menggunakan cara serial programming (ISP –> pin miso, mosi, sck, reset) atau bisa juga menggunakan JTAG (untuk tipe tertentu, yaitu ATmega 64, 128, dan 256) dan bahasa pemrogramannya bisa menggunakan bahasa C (C code vision, AVR GCC) maupun bahasa Assembler. Sedangkan kompilernya bisa menggunakan codevision ataupun AVR studio. Untuk masalah downloader, kita bisa membuatnya sendiri dengan beberapa software downloader untuk mengubah bahasa hexa menjadi assembler untuk dimasukkan pada mikrokontroller (khazama, AVR dude, extrem burner, dsb).

Berikut adalah penampakan shematic donloader tipe USBasp yang dapat digunakan untuk semua jenis Atmel AVR.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai downloader ini, silahkan klik link ini.


Categories: Mikrokontroller | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: